Rp 1200 Triliun Omzet Industri Buku Dunia

Dikutip dari www.ilmumenulis.com

 

(www.blog.reuters.com)

 

Secara global, sejak 2010 lalu sampai sekarang, jumlah uang yang berputar pada industri buku dunia mencapai lebih dari Rp 1200 triliun rupiah (US$ 100 miliar). Data dari www.statistica.com yang dikutip IlmuMenulis.Com menyebutkan bahwa 20% dari total omzet tersebut beredar di Amerika Serikat. Sejauh ini, Amerika menjadi pemimpin pasar terbesar industri buku, disusul Inggris dan China. Diprediksi sampai 2017 hanya akan terjadi pertumbuhan tipis, sampai US$ 104 miliar.

 

Angka tersebut dinikmati oleh penerbit, distributor dan toko buku (baik konvensional maupun online), serta penulis. Secara umum, penerbit mendapatkan 15-20%, distributor 10-15%, toko buku mendapatkan jatah terbesar yaitu mencapai 40% dan penulis 10%.  Maka, jatah buat penulis di seluruh dunia sekitar Rp 120 triliun. Berapa bagian Anda?

 

Oh ya, bagaimana dengan industri buku di Indonesia? Menurut data IKAPI, industri buku di Indonesia mengalami stagnasi sejak 2011 sampai sekarang. Bahkan, sebagian penerbit menyebutkan terjadinya pelambatan. Dari sisi omzet, jumlah uang beredar di industri buku Indonesia berkisar pada angka Rp 5 – 6 triliun atau belum sampai 1% industri buku dunia. Masih sangat kecil. Masih terbuka peluang yang sangat besar bagi pelaku industri buku Indonesia termasuk juga untuk para penulis.

 

Semua data tersebut adalah data yang berhasil dicatat. Sedangkan data yang tidak tercatat, seperti peredaran buku bajakan dan ilegal atau tanpa izin dari pihak berwenang, diperkirakan mencapai 20% dari total omzet. Hmm, pangsa pasar yang sangat menjanjikan bukan?!

 

Sorry, comments are closed for this post.