Sekolah Menulis Kre@tif Indonesia (SMKI) resmi beroperasi 1 September 2009.  Persemian ditandai dengan syukuran sekaligus buka puasa bersama di Plasa Tendean lt 3, Jalan Tendean Mampang Jakarta Selatan. SMKI merupakan tempat kursus menulis pertama yang membuka kelas semi formal dan permanen. Selama ini, tempat kursus atau pelatihan menulis lebih banyak diselenggarakan secara parsial dan lokasinya pun berpindah-pindah. Kini SMKI berkampus di kawasan Sekolah Alam Cikeas, Puri Cikeas Indah, Cibubur-Cileungsi. Telp 0812-8587-4272  dan email: sekolahmenulis@gmail.com

Pusat kursus ini menyelenggarakan berbagai kelas menulis, yaitu menulis skenario sinetron, kursus menulis buku populer non fiksi, buku fiksi (novel/cerpen) , kursus menulis untuk anak-anak, kursus untuk pensiunan, ibu rumah tangga, kursus menulis privat, inhouse training/mentoring, serta kelas menulis di internet/blog.

SMK Indonesia digawangi oleh penulis (spesialis penulis pendamping) Dodi Mawardi, dan didukung oleh sejumlah penulis senior sebagai tenaga pengajar, seperti Dono Indarto (penulis skenario), Dudun Parwanto (penulisan fiksi/non fiksi), Joko Wibowo (Editor buku anak Elex Media Komputindo), Nyuwan SB (penulis dan editor Penebar Swadaya), Johannes Arifin Wijaya (penulis produktif), dan Ning Harmanto (penulis dan pengusaha Mahkota Dewa) dan lain-lain.

Sebelum menjadi SMK Indonesia, pengelola merupakan mentor dan penyelenggara pelatihan menulis di Profec (sebuah milist untuk kalangan profesional dan entrepreneur) , yang sudah berkegiatan sejak Desember 2008. Perkembangan industri menulis yang semakin bergairah, membuat pengelola yakin untuk membangun SMKI. Apalagi, pemerintah juga sedang menggalakkan pendidikan kejuruan berupa kursus.

Penulis buku laris Sales Kaya Sales Miskin – Tirta Setiawan mengungkapkan, harapan ke depan, sekolah ini akan menjadi sebuah akademi menulis pertama di Indonesia. “Paling tidak bisa menjadi sebuah perguruan tinggi sekelas politeknik,” katanya. Tirta melihat potensi ke arah tersebut terbuka lebar. Namun ia mengingatkan agar pengelola SMKI, tetap fokus menjalankan kegiatannya.

Hadir dalam cara syukuran peresmian SMKI beberapa penulis buku laris seperti Valentino Dinsi (Jangan Mau Seumur Hidup Jadi Orang Gajian), Wahyu Saidi (penulis 31 judul buku), Freddy Pieloor (Jangan Beli Unit Link), dan Lisa Kuntjoro (Super Champion). Selain itu, hadir pula Ketua Yayasan Puri Cikeas Marsekal (purn) Drs. Suratto, yang ikut mendukung berdirinya pusat kursus ini. Mereka sepakat SMKI akan mampu menjadi salah satu tempat yang menelurkan penulis-penulis penyebar ilmu pengetahuan di negeri ini.

 

Klik Sekolah Menulis Kreatif Indonesia (SMKI) untuk info lengkapnya.

Leave a comment